Prologue
Di zaman globalisasi seperti sekarang ini, sekat-sekat dunia nyaris tak terlihat, memungkinkan akulturasi dan pertemanan internasional seperti kisah dalam blog yang sebenarnya saya juga nggak tau maksud, tujuan, dan faedahnya ini.
Perkenalkan, saya Gicch (si author), yang bisa dibilang wibu tapi bukan wibu mainstream. Saya menggemari hal dari Jepang yang dianggap kolot; haiku, enka (tembang semacam kroncong kalo di sini), anime jadul, dan sebagainya, berkat ayah saya yang pernah ke sana saat Akira lahir. Walaupun gemar menggambar, namun saya memilih kuliah di Sastra Jepang karena banyak pertimbangan, termasuk gejala CTS (carpal tunnel syndrome) dan tendonitis yang saya miliki.
Kemudian ada Akira (alias si Mz, Mznyah, Mz Akira, dll.), yang sedang menjalani semacam program comedians-in-residency dari agensinya ke berbagai negara di Asia luar Jepang (si Mz dari Team Indonesia angkatan 2015, isinya 5 ekor lelaki yang-nggak-muda-muda-amat-tapi-juga-belum-bisa-dibilang-aki-aki) Selain melawak, beliau #tsah juga merupakan content creator di YouTube (atau kata anak2 labil masa kini mah YouTubers) dan sedang berkompetisi di ajang pencarian bakat yang tayang di suatu kanal televisi Indonesia. Ia memiliki tagline, Chakoshipippi ちゃこしピッピ, yang berasal dari bunyi tembakan. Mengapa? Hanya ia dan Sang Pencipta yang tahu.
Nah terus gimana ceritanya sampai kami bisa bertemu lalu akhirnya sangat akrab seperti Gumball dan Darwin???
Pada suatu hari, kami berkenalan di sebuah klub di kampus saya, dan sejak saat itu jaringan sosial kita berdua meluas. Si Mz makin menjadi seperti stereotip Mztachi Indon (sembrono, gampang dibegoin, doyan selfie, etc.) dan sebaliknya. FYI, sebenernya saya sempat kesengsem dengan si Mz tapi saya mencoba mengikis rasa kesengsem itu karena saat itu saya yakin probabilitasnya kecil, lebih kecil dari kuman di iklan-iklan sabun antibakteri. Meski begitu, kami dekat sekali. Mungkin karena selera humor kami yang sama-sama receh dan mesum. Ah entahlah, pokoknya kisah lengkapnya bisa dibaca di sini.
Jadi blog ini mengisahkan momen-momen di mana saya dan si Mz selalu bertemu; entah si Mz yang main atau saya yang nontonin si Mz, karena dari awal saya telah berjanji pada diri saya sendiri akan menikmati setiap momen (baik yang menyenangkan maupun yang bikin apes) dengan si Mz hingga masa baktinya di Indonesia habis, atau, hingga masanya si Mz harus dijangkau dengan menerjang satpam, mendaftarkan diri menjadi staff sukarela di event jejepangan yang dia hadiri, atau memenangkan undian meet & greet yang saya juga yakin nggak akan menang.
Ya gitu aja udah.
Selamat bertualang gaje bersama kami.
(Eh apa saya ya? Kan Akira-nya nggak nulis di sini? Ah anggaplah kami pffft)
Semoga perut anda terkocok.
xxx
